1.) Internet Control Message Protocol
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Internet Control Message Protocol (ICMP) adalah salah satu
protokol inti dari keluarga protokol
internet. ICMP utamanya digunakan oleh sistem
operasi komputer
jaringan untuk mengirim pesan kesalahan yang menyatakan, sebagai contoh, bahwa
komputer tujuan tidak bisa dijangkau.ICMP berbeda tujuan dengan TCP dan UDP dalam hal ICMP tidak digunakan secara langsung oleh aplikasi jaringan milik pengguna. salah satu pengecualian adalah aplikasi ping yang mengirim pesan ICMP Echo Request (dan menerima Echo Reply) untuk menentukan apakah komputer tujuan dapat dijangkau dan berapa lama paket yang dikirimkan dibalas oleh komputer tujuan.
Gambaran Teknis
Internet Control Message Protocol (ICmP) adalah bagian dari keluarga protokol Internet dan didefinisikan di dalam RFC 792. Pesan-pesan ICMP umumnya dibuat sebagai jawaban atas kesalahan di datagram IP (seperti yang dispesifikasikan di RFC1122) atau untuk kegunaan pelacakan atau routing.Versi ICMP ini juga dikenal sebagai ICMPv4, yang merupakan bagian dari Internet Protocol versi 4. Sedangkan versi terkini yaitu ICMPv6.
2.) Post Office Protocol versi 3
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
POP3 (Post Office Protocol version 3) adalah protokol yang
digunakan untuk mengambil surat elektronik (email) dari server email.Protokol ini erat hubungannya dengan protokol SMTP di mana protokol SMTP berguna untuk mengirim surat elektronik dari komputer pengirim ke server.
Protokol POP3 dibuat karena desain dari sistem surat elektronik yang mengharuskan adanya server surat elektronik yang menampung surat eletronik untuk sementara sampai surat elektronik tersebut diambil oleh penerima yang berhak. Kehadiran server surat elektronik ini disebabkan kenyataan hanya sebagian kecil dari komputer penerima surat elektronik yang terus-menerus melakukan koneksi ke jaringan internet.
Protokol ini dispesifikasikan pada RFC 1939.
Contoh transaksi
S = serverC = Client
C : (inisialisasi koneksi)
S : +OK
C : USER wikipedia
S : +OK
C : PASS indonesia
S : +OK wikipedia have 2 message (320 octets)
C : STAT
S : +OK 2 320
C : LIST
S : 1 150
S : 2 170
S : .
C : RETR 1
S : +OK 150
S : --email data--
S : .
C : DELE 1
S : +OK
C : QUIT
S : +OK Bye
Protokol yang terkait
- SMTP protokol untuk mengirim surat elektronik
- IMAP4 protokol sejenis dengan POP3, tetapi dengan fasilitas yang lebih lengkap
3.) Simple Mail Transfer Protocol (SMTP)
Simple Mail Transfer Protocol (SMTP) adalah salah satu protokol yang umum digunakan untuk
pengiriman surat elektronik di Internet.
Sebenarnya SMTP juga tidak terlepas dari POP, POP akan kita bahas
di postingan selanjutnya..
Protokol ini digunakan untuk
mengirimkan data dari komputer pengirim surat elektronik ke server surat
elektronik penerima. Protokol ini timbul karena desain sistem surat elektronik
yang mengharuskan adanya server surat elektronik yang menampung sementara,
sampai surat elektronik diambil oleh penerima yang berhak.
SMTP bisa kita katakan sebagai
Sebuah Kantor pos, yang pada dasarnya jika kita mengirim sebuah surat pastinya
Surat itu akan dibawa Ke Gudang kantor pos untuk di lakukan penyortiran, Gudang
inilah yang dimaksud dengan SMTP, Setelah dilakukan penyortiran maka surat siap
untuk diantarkan ketujuan, tapi tidak proses tidak berhenti disini, Jadi surat
ini akan dibawa oleh si kurir lalu si Kurir Meletakkanya di Kotak Pos yang
biasa kita katakan sebagai PO BOX (PO BOX inilah yang dimaksud dengan POP3)
itulah penjelasan singkat tentang SMTP.
SMTP adalah protokol yang cukup
sederhana, berbasis teks dimana protokol ini menyebutkan satu atau lebih
penerima email untuk kemudian diverifikasi. Jika penerima email valid, maka
email akan segera dikirim. SMTP menggunakan port 25 dan dapat dihubungi melalui
program telnet. Agar dapat menggunakan SMTP server lewat nama domain, maka
record DNS (Domain Name Server) pada bagian MX (Mail Exchange) digunakan.
4.) Protokol Transfer Berkas ( FTP )
Dari Wikipedia bahasa Indonesia,
ensiklopedia bebas
Protokol pengiriman berkas (bahasa Inggris: File Transfer
Protocol) adalah sebuah protokol Internet yang berjalan di dalam lapisan aplikasi yang merupakan standar untuk
pengiriman berkas (file)
komputer antar mesin-mesin dalam sebuah Antarjaringan.
KELEBIHAN
& KEKURANGAN FTP
Kelebihan dari FTP
1. FTP dapat Mempermudah dalam
mengunggah data
2. FTP dapat mentransfer data
3. Pada FTP online terdapat
fasilitas untuk mengupload data ke server dalam jumlah banyak sekaligus jadi
tidak satu persatu.
4. Pada FTP dapat melayani
tukar-menukar file
5. FTP merupakan Versi paling gres
juga dilengkapi dengan seperangkat program auditdan penanganan acount.
Kekurangan dari FTP
- FTP merupakan cara yang tidak aman dalam mentransfer suatu file karena filedikirimkan tanpa di enskripsi terlebih dahulu tetapi melalui clear teks. Mode text yangdipakai untuk transfer data adalah format ASCII atau format binary.
- Keamanan dan kemudahan penggunaan seringkali berbentrokan dan menjadi dilema para administrator sistem.
- FTP desainnya masih lemah sehingga mengakibatkan tidak terinformasinya paraadministrator sistem mengenai resiko yang mereka hadapi.
CARA
KERJA FTP
1. Port standard FTP adalah 21 (pada
server).
2. Pada sisi server, ftp server
menunggu incoming connection di port 21 (default).
3. FTP client mencoba connect ke ftp
server (daemon) dengan memasukan user password nya (biasanya FTP memang memiliki
suatu autentikasi tersendiri.)
4. FTP server men-check apakah si
user dan password nya valid, Jika valid maka akan berlanjut ke step
berikutnya, jika tidak valid maka akan diminta memasukan user/password yang
lain beberapa kali, jika tetap invalid maka koneksi akan diputuskan.
5. Setelah user tervalidasi maka ftp
client dapat men-download/men-upload atau pun mendelete file yang terdapat di
server, tergantung dari hak akses yang dimiliki.
PROSES
PADA FTP
1. Upload
Proses transfer data dari komputer local
ke komputer server yang menyediakan akses FTP.
2. Download
Proses transfer data dari komputer
server ke komputer local.
JENIS
– JENIS FTP
Berdasarkan Hak Akses :
- FTP UserFTP user artinya FTP yang dapat di akses dan memiliki permisi hanya di batasi hanya untuk user tertentu. Karena FTP user disertakan suatu autentifikasi bila kita akan mengakses ke dalam nya. Format dari FTP user : [[1]]
- FTP AnonymousFTP anonymous artinya FTP yang disediakan secara anonymous/ tanpa nama, dengan kata lain FTP tersebut dapat di akses oleh siapapun dan biasanya tanpa password ataupun bila di minta password. Biasanya server meminta alamat email kita sebagai password nya untuk ferivikasi. Format dari FTP anonymous : ftp://ftp5.freebsd.org
Secara Global :
1. FTP Server
FTP server adalah komputer server
yang memberikan akses FTP ke jaringan local maupun Internet (global). Macam –
macam software pembangun FTP server antara lain adalah FTPd, Pro-FTPd, Wu-FTPd,
FTPX, Troll-FTPd .
2. FTP Client
FTP client adalah komputer yang
meminta koneksi ke FTP server untuk tujuan tukar menukar file. Ada beberapa
macam jenis FTP client,
5.) Protokol Resolusi Alamat ( ARP )
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia
bebas
Protokol Resolusi Alamat atau disingkat PRA adalah sebuah protokol dalam TCP/IP Protocol Suite yang bertanggungjawab dalam
melakukan resolusi alamat IP ke dalam alamat Media Access Control (MAC Address).
PRA didefinisikan di dalam RFC 826 pada tahun 1982.[1]
Ketika sebuah aplikasi yang
mendukung teknologi protokol jaringan
TCP/IP mencoba untuk mengakses sebuah host
TCP/IP dengan menggunakan alamat IP, maka alamat IP
yang dimiliki oleh host yang dituju harus diterjemahkan terlebih dahulu
ke dalam MAC Address agar frame-frame data dapat
diteruskan ke tujuan dan diletakkan di atas media transmisi (kabel, radio, atau
cahaya), setelah diproses terlebih dahulu oleh Network Interface Card
(NIC). Hal ini dikarenakan NIC beroperasi dalam lapisan fisik dan lapisan
data-link pada tujuh lapis model
referensi OSI dan menggunakan alamat fisik daripada menggunakan
alamat logis (seperti halnya alamat IP atau nama NetBIOS) untuk melakukan komunikasi data
dalam jaringan.
Jika memang alamat yang dituju
berada di luar jaringan lokal, maka ARP akan mencoba untuk mendapatkan MAC
address dari antarmuka router lokal yang
menghubungkan jaringan lokal ke luar jaringan (di mana komputer yang dituju
berada).
Lingkup operasi
Address Resolution Protocol adalah protokol pemintaan dan
balasan yang berjalan dengan cara dienkapsulasi oleh protokol baris. Protokol
ini disampaikan dalam batas-batas jaringan tunggal, tidak pernah diarahkan pada
node internetwork. Properti ini ditempatkan ARP ke dalam Link Layer dari
Internet Protocol Suite, sedangkan di System Interconnect Model Terbuka (OSI),
sering digambarkan sebagai yang berada antara Layer 2 dan 3, yang dienkapsulasi
oleh protokol layer 2. Namun, ARP tidak dikembangkan dalam rangka OSI.
B. PERBEDAAN IPV4 DAN IPV6
IPv4 (Internet
Protokol v4) didefinisikan
oleh The Internet Engineering Task
Force (IETF) adalah versi pertama protokol internet yang
digunakan pada tahun 1981, Menggunakan Versi 4 karena telah dilakukan 4 kali
revisi pada sistem ini, Protokol ini digunakan untuk melakukan komunikasi antar
komputer.
IPv4 ditetapkan dengan panjang 32 bit,IPv4 memungkingkan 232 IP yang berarti sekitar 4,294,967,296 Prokol komputer dapat terhubung ke internet.
IPv4 ditetapkan dengan panjang 32 bit,IPv4 memungkingkan 232 IP yang berarti sekitar 4,294,967,296 Prokol komputer dapat terhubung ke internet.
Meskipun Alamat IPv4 cukup
besar dalam jumlah 32 bit, tetapi alokasi dan penggunaan tidak cukup efisien
untuk menahan pertumbuhan lalu lintas internet. Pertumbuhan masa depan internet
dipetaruhkan, Karena alokasi Ipv4 yang sangat terbatas dan alokasi yang sudah
hampir habis.
Mengapa IPv6 bukan IPv5, pada
tahun 1980-an, IPv5 digunakan sebagai Protokol Percobaan dan sampai saat ini
tidak pernah digunakan, IPv5 biasanya disebut sebagai Protokol Streaming, Jadi
Penerus Langsung dari IPv4adalah IPv6.
IPv6 (Internet Protokol v6) dikembangkan
sejak tahun 1998, Alamat dalam IPv6 ditetapkan 128 bit sehingga alamat IP
lebih banyak dan dapat dialokasikan untuk komputer serta perangkat lain yang
terhubung ke internet. Keuntungan digunakannya IPv6 karena menggunakan 128 bit, Jadi IPv6 dapat
menampung triliun alamat.
Berikut ini Perbedaan antara IPv4 dengan IPv6 ;
|
IPv4
|
IPv6
|
|
Panjang alamat 32 bit.
|
Panjang alamat 128 bit.
|
|
Konfigurasi secara manual
atau DHCP
|
Bisa menggunakan address
autoconfiguration
|
|
Dukungan terhadap IPsec
Opsional
|
Dukungan terhadap IPsec
Dibutuhkan
|
|
Checksum termasuk pada
Header
|
Checksum tidak masuk dalam
Header
|
|
Menggunakan ARP Request
secara broadcast untuk menterjemahkan alamat IPv4 ke alamat link-layer
|
ARP Request diganti oleh
Neighbor Solitcitation secara multicast
|
|
Untuk Mengelola grup pada
subnet lokal digunakan Internet Group Management protocol (IGMP)
|
IGMP telah digantikan
fungsinya oleh Multicast Listener Discovery (MLD)
|
|
Fragmentasi dilakukan oleh
pengirim dan ada router, menurunkan kinerja router
|
Fragmentasi dilakukan hanya
oleh pengirim
|
|
Tidak mensyaratkan ukuran
paket pada link-layer dan harus bisa menyusun kembali paket berukuran 576
byte.
|
Paket Link Layer harus
mendukung ukuran paket 1280 byte dan harus bisa menyusun kembali paket
berukuran 1500 byte
|
Kelebihan Ipv6 dan sebagai solusi yang
terdapat dalam IPv6 adalah salah satu pemicu percepatan implementasi, berikut
ini Kelebihan-kelebihan
menggunakan IPv6 ;
- IPv6 merupakan solusi bagi keterbatasan alamat IPv4 (32 bit), IPv6 dengan 128 bit memungkinkan pengalamatan yang lebih banyak, yang memungkinkan IP-nisasi berbagai perangkat (PDA, handphone, perangkat rumah tangga, perlengkapan otomotif).
- Aspek keamanan dan kualitas layanan (QoS) yang telah terintegrasi.
- Desain autokonfigurasi IPv6 dan strukturnya yang berhirarki memungkinkan dukungan terhadap komunikasi bergerak tanpa memutuskan komunikasi end-to-end.
- IPv6 memungkinkan komunikasi peer-to-peer tanpa melalui NAT, sehingga memudahkan proses kolaborasi / komunikasi end-to-end: manusia ke manusia, mesin ke mesin, manusia ke mesin dan sebaliknya.

